filsafat Nobita dan Patrick Star

2010/01/23 at 9:21 pm | Posted in idiot thoughts | 2 Comments

assalamu’alaikum. haloooo!

nulis lagi, nulis lagi. gila, Januari ini gue giat banget yak kayaknya. hahaha.

mumpung libur.

eh iya, ada seorang teman yang langsung ikut bikin blog setelah baca semua postingan gue disini. liat sendiri blognya di rendyreivaldy.wordpress.com. sesuai nama blognya, nama dia adalah Rendy Reivaldy. orang yang selama tiga taun jadi temen gue di SMP 85. yang ngasitau gue sebuah informasi yang saangat penting: bahwa ketika seseorang menelpon dari wartel (warung telepon, eh telekomunikasi. tapi, bukannya lebih cocok ‘warung telepon’ ya?) ke henpon, maka nomer yang keluar di layar henpon adalah nomer telpon yang kita pake di wartel itu. sebuah pengetahuan yang sangat penting. rugi kalo sampe nggaktau. gue inget banget, waktu gue nanya gitu ke dia, ada sebuah suara cewek di belakang (ato depan? lupa) gue yang bilang ‘ya nomernya lah’. gue denger, wahai cewek di depan-ato-belakang! DENGER. hraaaagh. ehm.

nggak ngerti ya? nih gambarnya.

oke, maap nggak ada border-nya

seseorang bisa sampe terinspirasi oleh blog ini. luar biasa.. fufufu. luar biasa.

oke, kita menuju ke topik yang akan gue omongin. gue akan menulis tentang apa yang kalian baca di atas. iya, tulisan mari pandang dunia dengan lebih bijaksana 馃檪 yang menjadi tagline blog ini.

apakah maksudnya? ada yang ngerti? hmm.. coba gue tebak, pasti ada salah satu dari kalian (dan memang PASTI ADA) yang berpikir jawabannya adalah ‘sebenernya dunia ini nggak seribet yang kita duga’, dan emang bener. tapi, gue punya satu penafsiran lagi, yaitu ‘melihat sebuah hal dari sudut pandang yang lain’. bisa dibilang ‘bijaksana’ kan? 馃榾

akan gue anggap kalian semua setuju.

gue akan mempersembahkan dua tokoh yang selama ini hanya dipandang sebelah sisi dengan sangat dominan. tokoh-tokoh yang menjadi idola gue. gue pengen banget bisa live their life. pengen banget.

—-

kenal Nobita Nobi?

iya, tokoh kartun Jepang ‘Doraemon’ yang cengeng, bego, penakut, dan males itu loh. dalem cerita, Nobita selalu dapet masalah kalo udah berselisih pendapat sama Giant (Takeshi Gouda). Nobita pasti kena tonjok, terus nangis dan ujung-ujungnya minta tolong sama Doraemon.

menurut gue, Nobita bukanlah seorang yang kebanyakan orang liat. seenggaknya nggak terlalu.

apa buktinya kalo dia seorang penakut? hei, siapa yang masih berani nggak ngerjain pe-er, bangun siang, terus berangkat ke sekolah jalan kaki? gue belom nemuin deh kayaknya contoh manusia di dunia nyata yang seberani itu. siapa yang masih berani pulang ke rumah setelah terus-terusan dapet nol?

Nobita nggak bego: dia tau kalo masa depan bisa berubah. kalo dia bego, dia nggak akan terus nyoba buat ngejaga hubungan dia sama Shizuka. juga nggak males, soalnya dia masih suka rajin nabung buat beli maenan. disuruh nyabut rumput juga mau—meskipun pake rewel dulu. coba gue yang disuruh nyabut rumput. boro-boro rewel, berdiri juga nggak kali.

cengeng? err.. mungkin emang iya kali ya. tapi tunggu dulu, apa salahnya nangis? apa salahnya nangis waktu segalanya nggak berjalan lancar? lagi kesel? sama sekali nggak salah! mungkin, nangis emang adalah media katarsis dia. kalo gue, gue lebih suka teriak keras-keras di bantal kalo lagi kesel.

Nobita nggak kayak yang kita bayangkan!

kasian Nobita, dipandang sebelah sisi

selanjutnya, Patrick.

yap, si bintang laut gendut yang konyol banget itu. dari apa yang gue tangkep dari yang Squidward sering bilang, bisa dibilang Patrick (dan SpongeBob tentunya) nggak lebih dari orang bodoh yang hobi ngelakuin hal-hal bodoh dengan bodohnya. bego banget deh pokoknya. gimana nggak bego? tipi puluhan inci gitu dibuang, terus cuma diambil kotaknya.

terus, inget nggak kotaknya buat apa? ya, BERIMAJINASI. liat kan? Patrick adalah seorang seniman jenius! di episode ‘Band Geeks’, Patrick malah bisa maen drum. di ‘Krabby Road’ lebih keren lagi, dia maen drum pake perutnya. hahaha.

banyak juga yang bilang Patrick pemales karena dia nggak ngelakuin apa-apa, nggak kerja, misalnya. tapi inget nggak? dia bangun jam 3 pagi! kalo nggak salah episode ‘The Graveyard Shift’, abis Squidward bilang “lagipula siapa yang bangun jam tiga pagi untuk Krabby Patty?”, kamera pindah kerumah Patrick dan dia kebangun karena wekernya bunyi, “jam tiga pagi! saatnya Krabby Patty”.

dan, bagi gue, Patrick juga nggak sekedar rajin dan jenius. dia juga seorang filsuf kehidupan. perhatiin nggak? Patrick nggak pernah keliatan ‘terlalu mikirin masalah hidup’. malah kayaknya ‘masalah’ itu nggak pernah ada dalem kamus kehidupan Patrick. si pink ini juga jarang banget komplain tentang ‘kebedaan’-nya dia dari yang laen. dia nggak punya idung sama kuping loh. terus adalagi, waktu dia ngasitau SpongeBob gimana caranya ngilangin stres (liat postingan ini).

gue nggak ngerti artinya, tapi kayaknya deep 馃槢

oh iya, ada salah satu kutipan yang bagus dari Patrick. ini dari episode ‘Patrick SmartPants’

knowledge can never replace friendship. I prefer to be an idiot!/pengetahuan tidak dapat menggantikan persahabatan; aku lebih memilih menjadi orang bodoh! -Patrick Ford Star (Patrick SmartPants)

hahaha, baru tau kan Patrick punya nama tengah? gue juga.

lihat sesuatu dari sudut pandang berbeda, maka kau akan tahu apa kebijaksanaan itu.

ciao.

sotoy time: bicara kuis

2010/01/17 at 5:07 pm | Posted in idiot thoughts | Leave a comment

haloo 馃檪

ehm, selama libur hampir sebulan ini, kerjaan gue di rumah kalo nggak internetan ya nonton tipi. ato mungkin baca buku sampe ketiduran.

gue mungkin nggak akan ngebahas soal internetan ya, soalnya udah sering banget gitu dibahas sama orang-orang lain. agak males deh ngebahas hal yang biasa. kalian juga bosen kan? heheheh.

jadi, di posting kali ini gue akan ngebahas tentang kuis.

oke, gue akan anggap kalian semua ngerti ketika baca kata ‘kuis’ disini. masih nggak ngerti juga? yaudah kita liat kembali ke KBBI. iye, KBBI itu singkatan dari Kamus Besar Bahasa Indonesia. dan perlu kalian ketahui, gue nggak bener-bener punya KBBI, jadi setiap kali gue ngasih definisi KBBI disini, gue ambil dari KBBI Daring.

jadi, menurut KBBI online itu, ‘kuis’ adalah

1 ku路is v, me路ngu路is v 1 menyepak ke sisi; menepis: ~ bola; 2 mencari makan (tt ayam); mengais: ayam ~ sampah

dan

2 ku路is n 1 ujian lisan atau tertulis yg singkat; 2 acara hiburan dl radio atau televisi yg berupa perlombaan adu cepat menjawab pertanyaan; cepat tepat; cerdas cermat; 3 (dl majalah) daftar pertanyaan sederhana yg berhadiah (kadang-kadang mengandung promosi dagang)

jelas, untuk keperluan pembahasan kali ini, kita akan menggunakan istilah ‘kuis’ yang nomer 2. dan, tentunya secara khusus memakai definisi nomer 2.

kuis. sebuah acara berhadiah yang sebenernya ditujukan bukan hanya buat hiburan, tapi juga untuk bagi-bagi duit. hahaha. gimana nggak? setiap kuis yang ada di tipi ato radio, sesuai definisi KBBI tadi, pasti hadianya duit.

(tadinya, gue berniat nulis ‘kecuali kuis ini. ya, kuis itu hadiahnya bukan duit, tapi …’ tapi berhubung di google nggak ada—gue cuma ngecek halaman pertama—nggak jadi deh)

coba inget-inget, jaman gue kecil dulu, ada sebuah kuis yang cukup sering gue tonton, yaitu Tak Tik Boom. ya, kuis yang dipandu oleh Dede Yusuf (wow, gue baru tau nama aselinya Yusuf Macan Effendi. ma-can, rawwr) yang menyediakan banyak sekali layar tipi. seinget gue sih, untuk bisa berhasil di kuis ini, pesertanya harus bisa baca mempunyai wawasan yang luas, soalnya pertanyaannya susah. yaa.. buat otak anak TK gue waktu itu, susah ya artinya susah banget.

seiring waktu, jumlah kuis di tipi pun bertambah dan jenisnya juga makin bervariasi. ada Kata Berkait (RCTI) bersama Nico Siahaan, Famili 100 (ANTEVE) bersama Sony Tulung, Tebak Gambar (RCTI), dan favorit gue, Indosat Galileo (SCTV). oh iya, jangan lupa juga kalo dulu pernah ada Who Wants To Be A Millionaire (RCTI) yang sangat fenomenal dengan hadiah 1 miliar-nya. inget nggak si loper koran yang dapet 500 juta itu? oh iya lagi, ada juga Kuis Siapa Berani? (KSB; Indosiar) yang menantang intelijensi 100 orang peserta sekali tayang.

ya, kehadiran kuis-kuis ini bisa dibilang jadi alternatif yang paling bagus ketika sinetron yang bertema cinta-cintaan udah saaaangat membosankan.

—-

keberhasilan kuis-kuis jaman dulu itu bahkan masih bisa kita liat lewat remake-remake yang dibikin beberapa stasiun tipi. di RCTI sekarang ada Siapa Lebih Berani? yang kita tau adalah remake dari KSB-nya Indosiar. juga ada Super Family yang aselinya itu Famili 100 (sekedar info, Famili 100 juga sebenernya adopsi dari Family Feud). bahkan, Super Family ngopi plek-plekan edisi khusus Bintang-Bintang yang adalah edisi khusus akhir minggu-nya Famili 100. tapi wajar ah, kan masih ANTEVE yang nyiarin. iyee, dulu ANTEVE sekarang antv.

masalahnya (iya, bagi gue ini masalah. masalah besar), kuis-kuis yang ada sekarang ini, sejauh yang gue perhatiin, semua berpeserta selebritis/orang terkenal. cuma itu, masih ada beberapa penyimpangan kecil yang dilakukan kuis-kuis jaman sekarang ini.

hmm.. mari kita telanjangi kasusnya satu-persatu.

—-

tersangka I

Siapa Lebih Berani (RCTI)

—————————————————————————————

a. pemandu acara: Helmy Yahya, Alya Rohali

b. gambaran umum kuis: sama persis dengan KSB, bahkan pemandu acaranya.

c. tuduhan:

  1. (setelah beberapa kali nonton) menghadirkan paling tidak satu orang selebritis/orang terkenal perkelompok. ada lima kelompok dalam setiap episode-nya, jadi minimal ada lima selebritis/orang terkenal yang hadir di Siapa Lebih Berani setiap kali tayang.
  2. (setelah memperhatikan lebih detil) ternyata para selebritis itu hampir selalu menang hadiah (masuk 5 besar kelompok). setelah memperhatikan lebih detil lagi, ternyata banyak juga yang peringkat 1 di kelompok. setelah memperhatikan jauh lebih detil lagi, ternyata banyak banget juga yang masuk babak bonus. beberapa menang.

*tersangka I selesai*

tersangka II

Super Family (antv)

—————————————————————————————

a. pemandu acara: Darius Sinathrya

b. gambaran umum kuis: sama persis sama Family 100.

c. tuduhan:

  1. menghadirkan keluarga seorang ‘bintang’ di luar edisi Bintang-Bintang. dan edisi Bintang-Bintang juga menghadirkan bintang-bintang. ya, kali ini bintang semua. gue harap kalian nggak bingung ngebaca tuduhan ini.
  2. hadiah terlalu kecil

*tersangka II selesai*

tersangka III

Are You Smarter Than A Fifth Grader? (Global TV)

—————————————————————————————

a. pemandu acara: Tantowi Yahya (kelas pertama), Nico Siahaan (kelas kedua)

b. gambaran umum kuis: nggak kayak Siapa Lebih Berani? dan Super Family pokoknya. ehm, yaa pokoknya gitu deh, peserta mencoba untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan esde (kelas 1 sampe 5) dibantu sama seorang anak kelas 5 esde yang juga ikut ngejawab. kalo merasa nggak mampu jawab, ada tiga pilihan bantuan: Intip (menyontek jawaban si anak kelas 5), Salin (menyalin plek-plekan jawaban si anak kelas 5), dan Aman (secara otomatis dianggap menjawab benar kalo jawaban si anak kelas 5 bener). satu episode ada dua peserta yang tampil berurutan.

c. tuduhan:

  1. peserta yang muncul pertama pasti seorang selebritis/orang terkenal. kalo gue nggak salah inget, episode pertama itu yang ikut adalah personil Club80’s, entah Desta ato Vincent ato dua-duanya, gue lupa. peserta minggu lalu adalah Rizna ‘Jeng Kelyn’ Nyctagina dan minggu ini Edric Tjandra.
  2. kalo nggak salah, salah satu anak kelas 5 di kelas kedua (sekarang) adalah seorang selebritis. itu loh, yang duduknya di depan-tengah (biar lebih sering kesorot kamera? hmm..)
  3. mungkin yang ini nggak nyambung, tapi penting. emang sih, Are You Smarter Than A Fifth Grader ini aselinya dari Amerika, tapi kan ini edisi Indonesia: masak setting kelas plus seragam sekolah anak-anak kelas 5 itu Amerika Banget sih? kenapa nggak pake baju putih-merah? padahal lagu tema-nya udah di-Indonesia-in tuh.

*tersangka III selesai*

—-

huff.. kira-kira kenapa ya bisa kayak gitu? kalo menurut gue, ini semua karena RATING. ya, kata yang paling dipuja kebanyakan pemilik stasiun tipi. kenapa sih harus mentingin rating? padahal kuis dengan peserta ‘orang biasa’ juga bagus. justru lebih menarik. gue suka banget tuh waktu KSB datengin 100 orang cacat ke studio. ato pas edisi ibu-ibu. hmm.. bukannya hadian jutaan yang mereka dapet lebih bermanfaat? selebritis mah nggak butuh. ya nggak tis?

tapi, apapun alasannya, gue tetep lebih milih buat nonton kuis daripada sinetron. teteep.

akhir kata, hidup dunia per-kuis-an Indonesia! tulisan ini nggak gue tulis buat menjelek-jelekkan, apa lagi gue nggak pernah bisa bikin kuis 馃槢 semua untuk kemajuan dunia pertelevisian Indonesia! hidup kuis!

p.s. ada yang tau jumlah negara di dunia? 195.

dan, ada gambar superkeren yang gue dapet di Wikipedia.

siak-enji, i-er-es, setres!

2010/01/12 at 1:49 pm | Posted in my daily idiot life | Leave a comment

assalamu’alaikum. siang semua!

sebagai mahasiswa sebuah perguruan tinggi negri (apa ‘negeri’ sih yang bener?) yang memiliki prestise dan prestasi yang cihui, gue memiliki sebuah kewajiban yang harus dilakukan—namanya juga kewajiban—tiap awal semester, yaitu mengisi Isian Rencana Studi (IRS) di SIAK-NG. buat yang belom tau, SIAK-NG adalah kependekan dari Sistem Informasi Akademis-Next Generation. wahh, kalo gitu kepanjangannya mah, mestinya singkatannya jadi SIAk-NG doong. hahaha.

sebut saja, universitas yang gue sebut tadi sebagai UI *disamarkan*

lanjut.

sebelumnya, gue mau kasitau dulu kenapa para mahasiswa UI harus mengisi IRS di SIAk-NG tiap awal semester.

baik. kenapa harus mengisi IRS? karena mahasiswa UI adalah mahasiswa, dan mahasiswa mengurus dirinya sendiri. bisa dikatakan, IRS adalah salah satu wujud pelatihan kemandirian buat mahasiswa. dengan mengisi sendiri, bayar warnet sendiri, marah-marah sendiri di twitter, dan sendiri-sendiri yang lain diharapkan dapat menciptakan sumber daya mahasiswa yang mandiri dan taat beragama.

kenapa taat beragama? karena, seperti yang udah gue perhatiin dari kicauan-kicauan temen-temen di twitter, mereka kebanyakan menggantungkan nasip kepada Yang Maha Kuasa untuk kesejahteraan IRS mereka. kata-kata semacam ‘alhamdulillah’ dan ‘astaghfirullah’ menjadi pilihan mereka saat mengungkapkan diri. wow.

sebenernya sih, tujuan utama ngisi IRS adalah biar dapet dosen yang asik. yang gue maksut ‘asik’ disini adalah ‘ngajarnya enak’ dan ‘nilainya gampang’. masalahnya, nggak semua dosen itu ‘asik’. ingat itu.

singkatnya, perjuangan ngisi IRS itu jadi kayak membeli kaos diskonan di pasar: murah lah yaw! mengandung unsur persaingan yang teramat tinggi. kenapa? karena untuk mendapatkan dosen yang ‘asik’, seorang mahasiswa harus bersaing dengan puluhan (buat mahasiswa jurusan—FIB; FISIP) bahkan ratusan (buat mahasiswa fakultas—FK; FPsi) temen-temennya sendiri. bayangkan: TEMEN SENDIRI! di kampus, mereka bagai gayung dan ember; di SIAk-NG, mereka bisa kayak hidrogen sama api: kalo kesenggol meledak.

untungnya, temen-temen gue nggak ada yang kayak gitu. tapi, itu bukan berarti pengisian IRS pertama gue ini bebas masalah. hmm..

—-

di jadwalnya, pengisian IRS semester genap Tahun Ajaran 2009/10 adalah pada hari Selasa, 12 Januari 聽2010, jam 24.00 (duabelas malem/pagi terserah). semua mahasiswa dari 12 fakultas di UI tumpah ruah di internet. tadi malem aja, temen gue yang onlen di facebook bisa sampe 73 orang. wow.

kayaknya emang bener tumpah ruah deh, soalnya SIAk-NG jadi lambat gitu. tapi gue masih memaklumi ini. ya iyalah, semuanya pengen liat SIAk-NG, gimana mau nggak ngantri masuknya.

jam 23.

gue masih asik twitteran. rame banget.

jam 23.30an.

masih asik twitteran. dan nggak ngantuk sama sekali.

jam 23.45.

gue: ‘ih seru, 2345!’

H-10 menit.

gue mulai keringet dingin. ujung kaki gue dingin. basah. dingin dan basah.

H-5 menit.

gue mulai stres gara-gara halaman SIAk-NG yang dari jam 23.30 terus-terusan gue reload mulai nyolot. keluar kata-kata aneh di layar. halaman IRS terlalu banyak dikunjungi. arrgh.

H.

kaco banget. nggak kebuka. malah kata-kata aneh terus keluar. execution time-nya aja sampe 43 detik-an. anak-anak udah mulai liar kelakuannya. kata-kata kurang patut bermunculan bak jamur di musim hujan.

H+10an menit.

ada kemajuan! keluar kotak IRS. tapi, kata Ekki, cuma ‘harapan kosong’. gimana enggaak, yang bisa diitemin cuma pilihan ‘kelas‘ doang. tanpa SKS, tanpa ruangan, tanpa dosen. yuuhuu.

kondisi ini terus berlanjut. lamaaaa banget. anak-anak udah mulai banyak yang keluar dari persaingan. kasihan sekali mereka.

akhirnya, gue lupa kapan tepatnya, muncul sebuah kejelasan.

****

yeah.. rite

****

gue nggak tau harus bilang apa. langsung aja matiin komputer. tidur. dan menunggu keajaiban bangun tidak kesiangan. waktu itu sekitar jam 2 pagi.

—-

dan, keajaiban itupun terjadi.

gue bangun jam setengah 6 dan langsung solat ..terus tidur lagi. terus bangun jam 8 seperempat dan langsung standby di depan komputer. wah, anak-anak udah rame rupanya.

buat ngisi waktu, gue ngetwit sama @dihadinata, @karinakare, dan anak-anak psiko yang udah nggak sabaran.

akhirnya jam 10 tiba! gue langsung re-re-re-re-re-re-reload itu halaman IRS. biarin. gue nggak peduli lama. pokoknya hajar!

ternyata kembali membuahkan hasil. ya, kelas harapan kosong tadi muncul lagi. terus, abis gue reload lagi, muncul Mojavi (entah siapa) nyuruh gue ke http://www.mojavi.org buat nge-fix masalah di SIAk-NG ini. gue nggak peduli. terus me-re-re-re-re-re-re-re-re-re-reload.

dan akhirnya semua jelas. IRS yang kita tunggu akhirnya muncul!

akhirnya kamu keluar juga, nak

dan gue yang panik pun langsung ngebut ngisinya. ngebut sambil panik, bukan kombinasi yang bagus.

hasilnya, gue kocar-kacir begitu tau gue cuma ngambil 22 dari 24 SKS yang bisa gue ambil. gue berkata dalam hati, ‘YAAMPYUUN! PASTI ADA YANG KURANG. PASTI ADA YANG KURAAAANG!!!!

gue nanya ke Ekki. dia bilang emang 22. fuh.

—-

dan akhirnya, inilah kelas-kelas yang gue dapet

fuah!

err.. gue gatau mau nulis apa lagi. mentok. beneran. apa gue kasi liat dokumentasi IRS aja? hmm..

yang atas punya gue (cuma 1 doang peringkat 1-nya); yang bawah punya Ekki (semua peringkat 1 *sigh*)

nggak masyalaah x)

kelas-kelas yang berhasil gue ambil buat semester ini

—-

uhh.. segitu dulu deh. capek ngetik banyak-banya. hahaha.

selamat buat semua yang udah dapet kelas impian di semester genap ini. semoga sukses.

ciao.

Aceh, Mekkah, dan buku

2010/01/08 at 4:56 pm | Posted in idiot thoughts | 2 Comments

wangsit turun di kamar mandi. ya, kayak yang udah gue sebut di postingan sebelum-sebelumnya, gue mendapat ide hebat (di situ gue sebut sebagai wangsit, biar terbaca lebih mistis) di kamar mandi.

tapi, kalian tau nggak? ternyata ide-ide hebat muncul pada saat solat. uhh. terdengar tabu ya. iya dong, kalo lagi solat kan harusnya konsentrasi penuh (khusyuk). kenyataannya, ide-ide hebat malah keluar pas lagi solat.

gue akui, gue emang susah banget konsentrasi. parahnya, bukan cuma lagi solat, tapi kapanpun, dan dalam kesempatan apapun. apa sih yang salah? ADHD juga nggak.

terus, ternyata bukan cuma gue nih yang ngerasain datangnya ide pas lagi solat. kemaren lusa, abis solat ama Senja, tiba-tiba gue bilang ‘ato gini aja..’, dan langsung dia potong ‘NAH! lu pasti lagi solat mikir-mikir yak!’

wow.

eniwei. tadi pas solat Jumatpun, gue kepikir dua ide. ehm, sebagai pengingat aja, ‘ide’ bukan cuma istilah yang eksklusip dipake buat ngedeskripsiin ‘inovasi’ ya. ide itu berarti luas: buah pikiran. lengkapnya, di KBBI ditulis

ide /id茅/ n rancangan yg tersusun di dl pikiran; gagasan; cita-cita: ia mempunyai — yg bagus, tetapi sukar dilaksanakan

oke, daripada terus ngebacot, mending langsung dipresentasikan saja ya idenya. semoga bisa menjadi bahan renungan di Jumat yang basah ini *tsaaaah*

—-

IDE I

lokasi terpikir: Masjid Al-Mujahidin, sebelom solat mulai

tau Provinsi Aceh kan? dulu namanya Daerah Istimewa Aceh, terus Jadi Naggroe Aceh Darussalam, terus sekarang Aceh doang. iya Aceh yang itu. tau julukannya? iya, ‘Serambi Mekkah’.

pernah kepikir kanapa sebutannya begitu? hmm..

lagi-lagi, mari kita merujuk ke KBBI. di kamus itu disebutkan

se路ram路bi n 1 beranda atau selasar yg agak panjang, bersambung dng induk rumah (biasanya lebih rendah dp induk rumah): sesudah makan malam, ia berbaring di atas balai-balai bambu di — rumah; 2 peron (untuk stasiun);
— genital Zool ruang tempat bermuara vagina atau penis, spt pd jenis keong; — jantung Bio ruang di belahan atas jantung sebelum bilik

untuk keperluan pendeskripsian ini, kita akan menggunakan istilah genital yang diberi nomer 1. jadi, bisa dibilang, ‘serambi’ adalah ‘bagian paling depan sebuah rumah’. setuju? sip.

nah. terus apa hubungannya sama kota Mekkah?

betul! Mekkah—tempat Ka’bah, kiblat solat, berada—kan adanya di sebelah barat Indonesia. begitu juga Aceh. provinsi ini adalah provinsi paling barat di Indonesia. sebagai provinsi di Indonesia yang ‘Islam banget’ (satu-satunya menggunakan syariat Islam sebagai peraturan daerahnya), Aceh seakan jadi ‘pembuka’ kiblat bagi orang Indonesia yang mau solat. berandanya Mekkah.

yeaah. ‘Serambi Mekkah’ adalah logis!

oke, anggap aja gambarnya bagus. yang penting mewakili <— ngeles.

lanjuuuut.

IDE II

lokasi terpikir: deket lapangan badminton, pas pulang solat

hmm. ide yang satu ini lebih filosofis kayaknya.

jadi, pas perjalanan pulang dari jumatan, gue jalan di belakang seorang bapak-bapak.

gue berjalan di belakang si bapak. teruus sampe akhirnya kita berdua ketemu lapangan badminton yang menganga lebar. gue, sebagai anak muda yang berjiwa praktis memilih memotong lewat lapangan terus nginjekin taman kecil daripada lewat aspal kasar.

pertanyaanya: siapa yang duluan nyampe tujuan? apakah gue yang motong lewat lapangan, ato justru si bapak-bapak yang dengan sabarnya lewat aspal kasar?

jawabannya, si bapak-bapak.

kenapa? karena untuk mencapai rumah (tujuan), dia BELOK KANAN. dan gue belok kiri. dan, gue masih harus jalan beberapa puluh meter lagi.

apa yang bisa kita pelajari dari pengalaman gue ini? kawan, sesungguhnya, kita nggak boleh ngeliat orang dari perspektif kita sendiri doang. nggak boleh cepet menghakimi si anu itu begini, si itu begitu. gampangnya, don’t judge a book by it’s cover. itu kata pepatah bule. dan pepatah itu masih kongruen.. eh ekuivalen.. eh konform.. ah bodo. itulah pokoknya.

—-

hahh. berakhir juga postingan superlama ini. pendek sih, tapi ketunda-tunda mulu daritadi. maap yaa buat yang udah nungguin daritadii 馃槢

ciao.

« Previous PageNext Page »

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.