berpikir kriting! ehm. kritis!

2009/10/07 at 12:42 pm | Posted in idiot thoughts | 3 Comments

toktoktok. heheheh. halo.

wow. tadinya gue pikir blog ini bakalan diapus sama wordpress garagara udah lama nggak ngepost. baguslah nggak ada aturan kayak gitu.

apa kabar semuanya? oh salah. harusnya gue yang ditanya. oke: ‘apa kabar dika?’

tetep asiik.

huff. lama nggak nulis di blog membuat gue kehilangan sentuhan.

eeeeniwei. welcome me back you stupid readers—reading ngaco writer!

—-

oke, ini adalah postingan pertama gue sebagai anak UI (pamer. padahal masuk nyogok. nyogok pantat panloknya pake lidi). tentunya yang pertama sebagai bagian dari fakultas paling oye di UI, Fakultas Psikologi. sekali lagi, jangan tendang layar monitor kalian abis baca itu. percayalah bahwa semua yang kalian liat itu hanyalah ilusi. fatamorgana. indikasi bahwa kalianterlalu banyak menghirup bensin dan lem. percayalah.

sebagai mahasiswa, gue (kita semua) dituntut untuk selalu kritis dalam menyikapi berbagai informasi yang masuk ke kepala kita. jangan sampai informasi yang ada kita telan mentahmentah—nanti sakit perut. intinya, pertanyakan setiap informasi yang masuk. ingat itu.

ada satu informasi yang udah lama gue dapet, tapi baru sekarang kepikiran. sepanjang sisa kelas Pemahaman Diri tadi sampe sekarang ini, gue masih bertanyatanya: kenapa nenek moyang?

yap. kenapa kata yang dipake bangsa Indonesia buat menerjemahkan kata ‘ancestor’ dalam bahasa Inggris adalah ‘nenek moyang’? kenapa bukan ‘akek moyang’? kenapa bukan ‘moyang’ aja? kenapa harus pake ‘nenek moyang’ padahal ‘ancestor’ bisa juga berarti ‘leluhur’? kenapa banyak kutip di kalimat sebelumnya?

padahal mayoritas orang Indonesia bukanlah pemakai sistem keturunan matrilineal. bukan. kalimatnya salah. harusnya ‘padahal di Indonesia cuma masyarakat Minang yang pake sistem matrilineal’

ya. ‘nenek’ kan jenis kelaminnya wanita. kalian ngerti laah.

kritis.

—-

hal lain. di kelas Pemahaman Diri tadi, gue diajarin genogram. kalo nggak tau apa itu genogram, jangan terusin baca. serius. nggak bakal nyambung.

oke gini. gampangnya, genogram itu semacem pohon keluarga. pohon keluarga yang lebih mendetil. liat di sini aja deh.

di genogram itu, kita bakal bikin gituan. haaaahh. liat gambar aja deh biar gue nggak usah jelasin.

contoh-genogram

nah itu.

parahnya..

nggak-ngerti-gimana-cara-mereka-tentuin-disainnya

keliatan nggak? pet (BINATANG PLIHARAAN) jadi anggota keluarga. anak dari ayah ibu kita. damn.

kritis.

—-

segitu dulu yah. gue ngepost dari komputer perpus yang harusnya ijin dulu dan harusanya cuma dipake buat ngerjain tugas. dan sekarang banyak senoir yang mau pake. nggak enaak. heheh gatau malu.

ciao.

3 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. hahaha… artikelnya enak dibaca…. jadi penulis aja….
    hehe.. salam kenal….

    kapan2 maen ke blog gw y…

    Lowongan Kerja di update tiap hari …….KLIK DISINI

  2. Nanti kalo sudah tau kenapa nenek moyang, dan bukannya aki moyang, kasih tau ya?
    😆

  3. Serius nyogok bro?-_-


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: